Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Semangat pagi!!!!
Masih melanjutkan cerita motivasi, kali ini saya akan bercerita tentang mimpi seorang raja :
Alkisah disuatu hari Sang Raja bermimpi seluruh giginya tanggal dan hanya tersisa satu buah gigi. Rajapun gelisah ada apa gerangan? Apa arti mimpi ini? Paginya dipanggilnya penasehat raja dan diutuslah dia untuk memanggil ahli tafsir mimpi.
Tidak berapa lama datanglah seorang penafsir mimpi, maka diceritakanlah mimpi sang Baginda kepada penafsir tersebut. Maka setelah mendengar mimpi Sang Raja penafsir pun berkata "Baginda, arti mimpi Baginda adalah bahwa seluruh kerabat dan keluarga Baginda akan meninggal dunia kecuali Baginda". Mendengar perkataan penafsir mimpi tersebut sepontan Sang Raja marah dan berang "Wahai ahli tafsir, kamu kurang ajar ya! Seenaknya kamu mengartikan mimpiku, kamu berharap seluruh kerabat dan keluargaku meninggal!" hardik Sang Raja. "Penasehat cambuk ahli tafsir ini dan penjarakan dia!" perintah Sang Raja
Sahabat, keesokan harinya Sang Raja merasa belum puas dengan jawaban ahli tafsir tersebut, maka diperintahkanlah penasehat kerajaan untuk mencari ahli tafsir mimpi yang lain. Datanglah seorang ahli tafsir mimpi hari itu juga dan setelah mendengar mimpi Baginda maka ahli tafsir pun berkata "Baginda, Anda adalah orang yang paling beruntung didunia, mimpi Baginda mengisyaratkan bahwa Baginda akan berumur panjang, hidup lebih lama dari seluruh kerabat dan keluarga kerajaan, maka berbahagialah Baginda".
Mendengar perkataan itu Sang Raja pun begitu gembira, maka diperintahkanlah penasehat untuk menghadiahi ahli tafsir mimpi itu dengan 5 keping emas dan hadiah lainnya. Maka pulanglah ahli tafsir tersebut dengan gembira dan suka cita.
Sepeninggal ahli tafsir sang raja berkata kepada penasehat "Penasehat, menurut kamu bagaimana kualitas 2 ahli tafsir tadi?" Dengan memberanikan diri penasehat pun berkata "Baginda, menurut hamba kedua ahli tafsir itu kualitas nya sama, mereka sama-sama mengartikan mimpi Baginda dengan meninggalnya kerabat dan saudara Baginda, dan Baginda akan hidup lebih lama. Yang membedakan keduanya adalah cara mereka menyampaikan kepada Baginda. Yang satu menyampaikan apa adanya sehingga membuat Baginda marah, dan yang satu menyampaikan dengan bijak sehingga Baginda senang mendengarnya".
Sahabat sekalian, demikian berbedanya hasil yang didapat hanya karena cara berkomunikasi, cara menyampaikan. Dari cerita diatas mengingatkan kita agar selalu berhati-hati dan bijak dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Bisa jadi hal yang sama akan sangat berbeda akibatnya karena komunikasi.
Semangat pagi,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
RSS Feed
Twitter
21.58
Admin
Posted in
0 komentar:
Posting Komentar